• Halaman Depan

  • Tulis email anda untuk mengeetahui berita baru

    Join 3 other followers

  • Hatur Nuhun

    Terimakasih kami ucapkan atas segala dukungan dan dorongan terhadap kemajuan Pendidikan di Lembaga kami ini.
    Kami akan senantiasa terus berjuang untuk memajukan pendidikan, yang membantu kaum mustadz'afin (kaum lemah) dalam mendapatkan hak mendapatkan pelajaran.
    Pendidikan Kejuruan berbasis Pondok Pesantren merupakan pilihan alternatif pendidikan untuk mencetak insan terampil, berakhlak mulia, dan faham akan ilmu agama.

  • Photo Kegiatan

    More Photos

Penyelenggaraan Pendidikan

PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN KEJURUAN DI SMK PLUS SUKARAJA

Kegiatan Materi Teori

Kegiatan Materi Teori

Sekolah Menengah Kejuruan (vocational school) memiliki karakteristik yang berbeda dengan sekolah menengah umum. Pada pendidikan  menengah umum (SMA), tamatannya dipersiapkan untuk melanjutkan ke perguruan tinggi. Sedangkan pada pendidikan menengah kejuruan (SMK), tamatannya dipersiapkan untuk memesuki dunia kerja, oleh karena itu tamatan SMK diharapkan memiliki pengetahuan dan keterampilan untuk dapat memasuki dunia usaha/industri (DUDI) sebagai tenaga terampil tingkat menengah.

Persiapan HUT RI ke 64

Persiapan HUT RI ke 64

Untuk mempersiapkan tamatan SMK agar dapat memasuki DUDI, maka kegiatan belajar mengajar di SMK harus didesain dan disesuaikan dengan budaya kerja yang sesuai dengan tuntutan DUDI.  Untuk mencapai standar kompetensi yang telah ditetapkan oleh DUDI, mata pelajaran/kompetensi dikelompokkan menjadi 3 kelompok pelajaran, yaitu kelompok normatif, kelompok adaptif, dan kelompok produktif (kejuruan). Dalam pelaksanaannya bukan hanya kelompok Produktif (kejuruan) yang didesain sesuai dengan tuntutan DUDI, tetapi juga kelompok normatif dan kelompok adaptif.

Kelompok normatif adalah kelompok mata pelajaran yang berfungsi untuk membentuk peserta didik menjadi pribadi utuh, yang memiliki norma-norma kehidupan sebagai makhluk individu maupun makhluk sosial baik sebagai warga negara Indonesia maupun sebagai warga dunia. Kelompok pelajaran adaptif adalah kelompok mata pelajaran yang berfungsi untuk membentuk peserta didik sebagai individu agar memiliki dasar pengetahuan yang luas dan kuat untuk menyesuaikan diri atau beradaptasi dengan perubahan yang terjadi di lingkungan sosial dan lingkungan kerja, serta mampu mengembangkan diri sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni. Sedangkan kelompok produktif adalah kelompok mata pelajaran yang berfungsi untuk membekali peserta didik agar memiliki kompetensi sesuai program keahliannya, sehingga dapat dengan mudah melaksanakan pekerjaan di DUDI sesuai Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI).

Untuk mendukung dan melengkapi program kurikuler, dikembangkan program ekstra kurikuler dan program pembinaan kemandirian.  Program ekstra kurikuler dimaksudkan untuk membangun dan meningkatkan kemampuan emosional, kemampuan spiritual, kemampuan estetika, kemampuan berorganisasi, kemampuan kepemimpinan, kemampuan kerjasama, kemampuan olah fisik, dan kemampuan tanggungjawab dalam rangka membentuk mental dan kepribadian peserta didik yang unggul dan kompetitif.  Sebab kemampuan intelektual yang tinggi dari peserta didik tidak akan bermakna jika tidak diimbangi dengan pengembangan mental dan kepribadian tinggi.  Program ekstra kurikuler yang dikembangkan antara lain: 1)  OSIS;  2) Pramuka; 3) PMR;  4) PKS; 5) PASKIBRA;  6)  Keorokhanian;  7) Qiro;  8) Kesenian; 9) Olahraga; dan 10) Beladiri.

Program pembinaan kemandirian peserta didik dimaksudkan untuk membekali dan membentuk kemandirian peserta didik agar dapat hidup mandiri dan tidak tergantung terhadap orang lain.  Program ini terdiri atas: 1) pembinaan keimanan dan ketaqwaan;  2) pembinaan hidup bersih dan sehat;  3) dan pembinaan problem solving.  Pembinaan keimanan dan ketaqwaan meliputi kegiatan: sholat berjamaah, pembelajaran Al Qur’an, pembelajaran Al Hadits, ahlaqul karimah, pengejian mingguan, pengajian bulanan, dan pengajian dalam rangka memperingati hari-hari besar agama.  Pembinaan kebersihan lingkungan meliputi kegiatan:  kebersihan dan kesehatan badan, kebersihan dan kerapihan pakaian, dan kebersihan lingkungan asrama.   pembinaan problem solving untuk memecahkan masalah kehidupan di asrama/pondok pesantren.

About these ads

One Response

  1. persiapkan siswa smk yang berkualitas untuk memasuki dunia kerja harus di imbangi dengan ketersediaan jumlah lapangan kerja yang ada,,,terkecuali mereka mempunyai jiwa kewirausahaan untuk membangun atau mendirikan lapangan pekerjaan sendiri

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: